Jumat, 08 Juni 2018

Pesawat Intai Buatan PT DI Ini Siap Jaga Kedaulatan Maritim RI






Makassar - Tak cuma menjaga udara, Skadron udara 5 Lanud Sultan Hasanuddin Makassar menambah satu unit pesawat pengintai jenis CN buatan PT Dirgantara Indonesia. Alutsista ini akan digunakan untuk menjaga wilayah laut Indonesia.

Pesawat jenis CN235-220 tipe Maritime Patrol Aircraft (MPA) ini merupakan bantuan dari Kemenhan RI kepada TNI AU untuk mengemban misi patroli perbatasan, pengawasan pencurian ikan, imigran gelap atau perdagangan manusia, penyelundupan Narkoba dan penyelamatan korban bencana.

Meski belum memiliki persenjataan, pesawat ini terbilang canggih dengan sistem komputerisasi yang mampu menangkap emiters dan frekuensi yang dipancarkan oleh kapal atau apapun yang ada dalam areal tertentu.


"Pesawat ini dilengkapi dengan sistem komputer yang bisa menangkap emiters dan frekuensi yang dipancarkan oleh kapal atau apapun yang ada dalam range tertentu," kata senior vice presiden PT DI, Iwan Krisnanto, Sabtu (5/5/2018).

Selain itu, pesawat ini telah menggunakan desain winglet, untuk mengefisienkan gaya hambat yang juga penghematan bahan bakar, hingga bisa lebih lama di udara. Dalam misi identifikasi, pesawat ini sangat cocok digunakan karena juga bisa terbang lebih rendah.

Radar pesawat ditempatkan pada perut pesawat, seperti konfigurasi CN-235 milik Coast Guard Korsel. Kemampuannya, dapat mengidentifikasi objek di radius 100 hingga 200 nautical mile.

"Pesawat ini bukan hal baru buat PT DI, kami sudah men-delivery 18 unit pesawat seperti ini. Ada satu kami siapkan di Bandung untuk TNI AL. Ada juga permintaan dari Afrika, tapi yang paling banyak pesanan PT DI itu pihak Turki," terangnya.




Pesawat jenis ini sangat dibutuhkan untuk pemantauan yang lebih fokus karena kecepatan terbangnya jauh lebih lambat dari pesawat pengintai jenis boing maupun jet. Dalam kondisi tertentu, CN-235 ini dimanfaatkan dalam identifikasi yang lebih terarah.

"Pesawat ini lebih pelan, jadi saat patroli kita bisa lebih fokus. Saat kita butuh cepat, kita gunakan pesawat jenis Boing. Pesawat ini kita akan gunakan untuk patroli laut, karena laut kita ini sangat luas," kata Komandan Skadron Udara 5 Lanud Hasanuddin, Letkol Pnb Ilman Ambarita.

Saat ini, Skadron udara 5 Lanud Hasanuddin yang menjadi home base pesawat pengintai strategis TNI AU, telah memiliki 6 unit pesawat. 4 pesawat intai jenis Boeing dan 2 pesawat jenis CN. Pesawat itu digunakan baik untuk menjaga udara, maupun menjaga wilayah matirim Indonesia.
(bag/bag)

H-7 Lebaran, 22 Ribu Orang Tinggalkan Jawa Via Merak




Cilegon - Sebanyak 22.101 orang mulai meninggalkan Pulau Jawa ke Sumatra menggunakan kapal laut via Pelabuhan Merak, Banten. Jumlah arus mudik itu diprediksi akan terus meningkat saat mendekati hari raya Idul Fitri 2018.

Data yang dirilis PT ASDP Indonesia Ferry Cabang Merak, 22 ribu orang yang diseberangkan menggunakan kapal feri itu terdiri dari penumpang pejalan kaki berjumlah 3.600 dan penumpang dalam kendaraan sebanyak 18.501 orang.

Sedangkan, jumlah pemudik sepeda motor sebanyak 543 unit dan kendaraan roda 4 sebanyak 2.212 unit yang terdiri dari kendaraan penumpang serta kendaraan barang. Sementara untuk kendaraan roda empat atau lebih, PT ASDP telah menyeberangkan sebanyak 3.400 unit kendaraan.

Jika ditotal secara keseluruhan, jumlah kendaraan yang meninggalkan Pulau Jawa sebanyak 3.943 unit terhitung pada Jumat (8/6/2018) pukul 08.00-20.00 WIB.


Sekretaris Jenderal Kemenhub, Djoko Sasono memprediksi arus lalu lintas di Pelabuhan Merak akan terus meningkat hingga mendekati Lebaran.

"Kita sudah menetapkan posko nasional itu kemarin hari Kamis, ini hari kedua dan diduga akan ada peningkatan volume lalu lintas dan ini sudah diantisipasi dengan tadi, perbaikan-perbaikan dan penambahan-penambahan (fasilitas)," katanya di Pelabuhan Merak, Banten


Senin, 04 Juni 2018

Bisnis Gelap Bos Tempat Permainan Anak pada Malam Ramadan






Pemilik dan empat karyawan E-Zone ditangkap personel Subdit III Reserse Kriminal Umum Polda Riau karena diduga nekat menyelenggarakan judi pada malam Ramadan. Uang Rp 75 juta serta koin disita sebagai barang bukti kasus perjudian.

Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Riau Kombes Hadi Poerwanto menjelaskan, terungkapnya perjudian di lantai II swalayan di kawasan SPBU, Jalan Kaharuddin Nasution, Kecamatan Marpoyan Damai itu berdasarkan laporan masyarakat.

Subdit III langsung turun dan menemukan sejumlah mesin permainan hidup pada Rabu, 30 Mei 2018, pukul 21.30 WIB. Pengelola sekaligus pemilik inisial KL langsung dibawa berserta empat karyawannya yaitu Sf, LS, Hn, dan Ay.

"Petugas juga mengambil sejumlah mesin yang diduga digunakan untuk berjudi atau mendapat uang," kata Hadi, Kamis siang, 31 Mei 2018.

Dalam menjalankan bisnis haramnya, E-Zone menggunakan ragam modus. Mulai dari surat izin yang mencantumkan tempat bermain anak-anak serta menggunakan mesin permainan ketangkasan anak.

Hanya saja, hasil ketangkasan berupa koin ini ditukarkan dengan rokok, lalu rokok ini ditukarkan uang sebelum pengunjung pulang. Meski banyak mesin ketangkasan anak, nyaris tidak ada bocah bermain di sana.


"Izinnya ada, tapi permainan anak. Itu modusnya," sebut Hadi.

Hadi menerangkan, KL sebagai pengelola punya 100 lebih mesin permainan anak. Dalam sehari, KL dan karyawannya disebut bisa menghasilkan uang ratusan juta rupiah.

KL diduga sudah lama menjalankan bisnis perjudiannya. Namun, ulahnya baru terendus kepolisian karena KL menjalankan modus yang begitu rapi.

"Makanya dipantau selama beberapa hari, akhirnya ditemukan penukaran koin hasil main dengan uang," sebut Hadi.

Menurut Hadi, seharusnya gelanggang permainan, baik ada unsur judi ataupun tidak, dilarang beroperasi pada malam Ramadan. Hal itu tertera dalam aturan Pemerintah Kota Pekanbaru.

"Ketentuan tersebut demi menjamin kekhusyukan umat Islam selama Ramadan. Dan ini juga masuk dalam Operasi Cipta Kondisi," kata Hadi.

Atas perbuatannya, KL dan empat karyawannya dijerat dengan Pasal 303 Kitab Undang-Undang Hukum Pidana dengan ancaman penjara 10 tahun maksimal dan denda Rp 25 juta.


Israel Tolak Visa WNI, Menkum HAM: Semoga Hati Mereka Terketuk







Jakarta - Visa WNI ditolak masuk ke Israel mulai 9 Juni mendatang. Menkum HAM Yasonna Laoly berharap agar keputusan tersebut bisa diubah untuk memudahkan warga yang akan berkunjung ke kota suci Yerusalem.

Yasonna mengatakan, saat ini emerintah Indonesia hanya sebatas menyampaikan imbauan kepada pemerintah Israel soal penolakan visa itu. Sebab, Yerusalem-Ibu Kota Israel-merupakan kota suci bagi tiga agama: Islam, Yahudi, dan Kristen.


"Kita meminta, ya kita mengimbau saja. Kita tidak ada hubungan diplomatik kan. Jadi kan repot juga. Masing-masing negara kan punya kewenangan itu. Tapi mudah-mudahan terketuk hati mereka, gitu saja," jelas Yasonna di kompleks parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (4/6/2018).

Soal ditolak atau diterimanya visa, Yasonna mengatakan hal itu adalah kewenangan negara.

"Masing-masing negara punya hak dan kewenangan untuk kedaulatan negara mereka untuk menerima atau menolak negara lain. Alasannya terserah negara itu," kata Yasonna.


Diberitakan, Israel menolak visa WN Indonesia mulai 9 Juni mendatang. Larangan diberlakukan, baik bagi mereka yang datang secara individu maupun dalam bentuk rombongan, termasuk yang melakukan wisata rohani.

"Israel telah berupaya mengubah keputusan Indonesia. Namun langkah yang kami lakukan tampaknya gagal. Hal itu mendorong kami melakukan tindakan balasan," tutur juru bicara Kementerian Luar Negeri Israel, Emmanuel Nahshon, seperti dikutip media pelapor isu-isu Israel-Palestina, Middle East Monitor, Rabu (30/5).
(tsa/nkn)

Minggu, 03 Juni 2018

Tak Lulus Kuliah, Vin Diesel Justru Raih Gelar Doktor di Kampusnya






Sekitar 30 tahun lalu, Vin Diesel belum dikenal sebagai salah satu aktor populer Hollywood seperti sekarang. Ia, adalah seorang mahasiswa biasa yang menuntut ilmu di Hunter College, New York.

Begitu kariernya di Hollywood terlihat menjanjikan, Vin Diesel akhirnya mengorbankan pendidikannya. Ia meninggalkan bangku kuliah tanpa sempat meraih gelar sarjana.

Namun baru-baru ini, tepatnya pada 30 Mei lalu, aktor The Fast and the Furious ini kembali ke kampusnya tersebut. Dilansir dari Ace Showbiz, Minggu (3/6/2018), Vin Diesel mendapat gelar Doktor Kehormatan dari kampusnya tersebut.

Saat menerima gelar Doctor of Humane Letters di Jurusan Sastra Inggris ini, Vin Diesel diberi kesempatan untuk memberikan kata sambutan.
Bangga



"Saat aku berada di Hollywood, aku selalu memiliki kebanggaan terhadap Hunter College," tuturnya di atas podium, di depan para tamu undangan dan mahasiswa dari kampus ini.
Ia lalu menceritakan masa lalunya sebagai bouncer, atau petugas penjaga pintu di kelab atau bar. "Saat tidak sedang bekerja, aku berada di kelas bersama para mahasiswa yang sangat beragam dari seluruh penjuru dunia," kata dia.
Penuh Semangat



Vin Diesel mengatakan bahwa saat di bangku kuliah dulu, ia menemukan wajah-wajah yang penuh semangat. "Kita melewati apa pun. Dan kalian mempelajarinya di sini, dan membawanya ke dunia," tutur Vin Diesel.

Mobil Otonom Kini Boleh Angkut Penumpang





Jakarta - Pemerintah California, Amerika Serikat sudah mengizinkan pengujian mobil otonom di jalanan publiknya, dan kini mereka melangkah lebih jauh soal izin mobil otonom tersebut.

California Public Utilities Commission sudah memutuskan untuk mengizinkan program yang membolehkan mobil otonom untuk membawa penumpang, demikian dikutip detikINET dari Ubergizmo, Minggu (3/6/2018).

Setelah melihat perusahaan seperti Uber menguji mobil otonom, bukan tak mungkin di masa yang akan datang ada bisnis transportasi yang menggunakan mobil otonom sebagai dasarnya. Terlebih lagi, Lyft, yang merupakan pesaing Uber pun dikabarkan tengah menyiapkan mobil tanpa sopirnya juga.


Meski diizinkan untuk membawa penumpang dan beroperasi di jalanan umum, ada satu hal yang harus dipatuhi perusahaan pembuat mobil otonom tersebut. Yaitu mereka tak boleh mengenakan tarif ke para penumpangnya, setidaknya pada program uji coba ini.

Menurut seorang komisioner di California Public Utilities Commision bernama Liane Randolph, larangan memungut tarif ini akan membuat program uji coba ini akan berbeda dengan program final yang nantinya akan ada.

Terlebih lagi, menurutnya dengan menggratiskan layanan ini, peserta program akan lebih terbuka dalam memberikan umpan balik alias feedback, layaknya cara kerja program beta dalam pengerjaan sebuah software. (/)


Sabtu, 02 Juni 2018

Kualifikasi MotoGP Italia 2018: Rossi Rebut Pole, Lorenzo Kedua






Scarperia - Pebalap Yamaha Movistar, Valentino Rossi, merebut pole position di kualifikasi MotoGP Italia 2018. Rossi mengungguli Jorge Lorenzo dan Maverick Vinales.

Pada sesi yang dihelat di Autodromo Mugello Circuit, Sabtu (2/6/2018) malam WIB, pebalap Suzuki Andrea Iannone sebenarnya dijagokan untuk meraih pole position.

Iannone bahkan sempat mencatatkan rekor lap kualifikasi dengan waktu 1 menit 46,347 detik. Tapi, Rossi yang sebelumnya berada di posisi kelima mampu membukukan waktu lebih cepat yakni 1 menit 46,208 detik untuk merebut pole position.




Keberhasilan Rossi meraih start terdepan pun disambut sukacita oleh publik Mugello yang mayoritas memang mendukung The Doctor.

Iannone bahkan harus melorot ke posisi keempat setelah waktunya dilewat pebalap Ducati Lorenzo dan rekan setim Rossi, Vinales yang melengkapi tiga besar kualifikasi.

Setelah Iannone ada Danilo Petrucci yang finis posisi kelima di sesi kualifikasi dengan selisih 0,237 detik dari Rossi di urutan pertama.


Pemimpin klasemen sementara Marc Marquez harus puas start dari posisi keenam disusul Andrea Dovizioso, Cal Crutchlow, Johann Zarco, dan Alex Rins.

Hasil Kualifikasi MotoGP Italia 2018